4 Perbedaan Kertas A3 Plus dan A3 Biasa, Apa saja?
Bagi para desainer grafis, mahasiswa arsitektur, maupun pelaku usaha percetakan, memilih jenis kertas yang tepat adalah hal yang sangat krusial. Kesalahan kecil dalam memilih dimensi kertas dapat membuat hasil cetakan Anda menjadi terpotong atau tidak proporsional. Di antara berbagai standar ukuran, varian A3 merupakan salah satu dimensi yang paling sering kita gunakan untuk mencetak poster, brosur, diagram, hingga cetak produk promosi lainnya.
Namun, cetak digital modern mengenal dua varian yang sekilas terdengar mirip, yaitu A3 biasa dan A3 Plus (A3+). Banyak orang awam menganggap kedua jenis kertas ini sama, padahal keduanya memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda di lapangan. Lalu, apa saja aspek yang membedakan keduanya? Melalui artikel edukatif ini, kita akan mengulas secara mendalam mengenai 4 Perbedaan Kertas A3 Plus dan A3 Biasa, Apa saja? Mari kita bedah satu per satu secara detail.
Tabel Perbandingan Singkat: Kertas A3 Biasa vs A3 Plus
Sebelum masuk ke pembahasan mendalam, silakan perhatikan tabel konversi ukuran berikut ini untuk mendapatkan gambaran visual secara cepat:
| Aspek Perbedaan | Kertas A3 Biasa | Kertas A3 Plus (A3+) |
| Ukuran dalam MM | $297 \times 420$ mm | $329 \times 483$ mm |
| Ukuran dalam CM | $29.7 \times 42.0$ cm | $32.9 \times 48.3$ cm |
| Ukuran dalam Inci | $11.69 \times 16.54$ inci | $12.95 \times 19.02$ inci |
| Standar Regulasi | Resmi ISO 216 | Standar Industri Percetakan |
| Fungsi Utama | Dokumen, Arsitektur, Poster | Cetak Full Bleed / Borderless |
Selanjutnya, mari kita ulas 4 poin perbedaan utama dari kedua jenis kertas tersebut agar Anda tidak salah langkah saat mendesain.
1. Perbedaan Dimensi Fisik dan Ukuran Spesifik
Perbedaan yang paling mencolok dan mendasar tentu saja terletak pada dimensi panjang dan lebar fisik dari kedua kertas ini. Kertas A3 biasa mengacu pada standar internasional ISO 216 yang berlaku resmi di seluruh dunia.
Ukuran kertas A3 biasa memiliki dimensi 29.7 x 42.0 cm.
Sebaliknya, varian A3 Plus memiliki ukuran yang sengaja dibuat lebih besar atau lebih melar oleh produsen kertas dan mesin printer.
Ukuran kertas A3 Plus (A3+) memiliki dimensi 32.9 x 48.3 cm.
Jika kita perhatikan secara saksama, varian A3 Plus memberikan tambahan lebar sekitar 3.2 cm dan tambahan panjang sekitar 6.3 cm. Perbedaan ruang ekstra ini terlihat kecil di atas penggaris. Namun, bagi dunia desainer grafis, ruang tambahan tersebut memiliki fungsi yang sangat vital.
2. Perbedaan Standar Regulasi dan Asal-usul Ukuran
Aspek kedua yang membedakan kedua jenis kertas ini adalah legalitas atau standardisasi ukurannya. Kertas A3 biasa merupakan bagian resmi dari seri “A” yang diatur langsung oleh International Organization for Standardization (ISO) melalui regulasi ISO 216. Standar ini menggunakan rasio matematika yang konsisten, di mana jika Anda melipat kertas A3 menjadi dua, Anda akan mendapatkan ukuran kertas A4 yang presisi.
Di sisi lain, nama “A3 Plus” atau “A3+” sebenarnya bukanlah standar resmi yang tercatat di dalam buku regulasi ISO. Nama ini merupakan standar industri percetakan digital (digital printing) yang diadopsi oleh berbagai produsen printer terkemuka di dunia. Mereka sengaja menciptakan ukuran ini untuk mempermudah proses cetak tanpa batas tepi pada mesin printer digital modern.
3. Perbedaan Fungsi Utama dalam Proses Cetak (Borderless vs Non-Borderless)
Perbedaan fungsi ini menjadi alasan utama mengapa para desainer profesional lebih sering memilih salah satu jenis kertas di atas meja kerja mereka. Kertas A3 biasa sangat cocok untuk mencetak dokumen perkantoran standar, diagram arsitektur, cetak cetak denah bangunan, atau poster yang memiliki margin (garis tepi putih) di sekelilingnya. Hal ini terjadi karena sebagian besar printer kantoran tidak bisa mencetak tinta hingga ke ujung paling tepi kertas.
Lalu bagaimana jika Anda ingin mencetak poster visual yang warnanya penuh hingga ke ujung kertas tanpa ada sisa garis putih (borderless)? Di sinilah kertas A3 Plus mengambil peran utama.
Para desainer sengaja menaruh desain berukuran A3 biasa ke atas lembar kerja berukuran A3 Plus. Ruang lebih pada kertas A3 Plus tersebut berfungsi sebagai area bleed (garis batas potong). Setelah printer selesai mencetak gambar secara penuh, operator percetakan akan memotong tepi kertas menggunakan mesin cutter. Hasil akhir yang Anda dapatkan adalah poster berukuran A3 biasa yang bersih, rapi, dan memiliki warna penuh tanpa tepi putih.
4. Perbedaan Ketersediaan dan Jenis Mesin Printer yang Digunakan
Aspek perbedaan terakhir terletak pada kompatibilitas mesin printer dan kemudahan menemukan kertas di pasar lokal. Kertas A3 biasa memiliki tingkat popularitas yang sangat tinggi. Anda bisa membelinya dengan mudah di berbagai toko alat tulis kantor (ATK) terdekat dalam bentuk paketan (ream). Printer kantoran kelas menengah saat ini juga sudah banyak yang mendukung pencetakan langsung pada kertas A3 biasa ini.
Sebaliknya, kertas A3 Plus umumnya hanya dijual di toko kertas khusus percetakan atau distributor kertas digital. Kertas ini juga tidak bisa masuk ke dalam printer desktop rumahan atau printer kantor biasa. Anda membutuhkan mesin printer digital printing khusus berskala industri atau printer foto profesional berukuran besar untuk bisa memproses kertas A3 Plus ini. Jenis bahan untuk A3 Plus juga jauh lebih variatif, mulai dari Art Carton, Matte Paper, hingga stiker vinyl.
Tips Mengatur Lembar Kerja A3 dan A3 Plus di Adobe Photoshop
Agar desain Anda tidak terpotong saat masuk ke mesin cetak, Anda harus melakukan pengaturan canvas secara tepat sejak awal. Berikut adalah panduan praktis untuk Anda:
- Jika ingin hasil akhir A3 dengan tepi putih: Buka Photoshop, buat dokumen baru, lalu pilih menu preset International Paper dan pilih ukuran A3. Pastikan resolusinya adalah 300 Pixels/Inch.
- Jika ingin hasil akhir A3 penuh tanpa tepi putih (Full Bleed): Buat dokumen baru dengan memasukkan angka ukuran A3 Plus secara manual, yaitu lebar 32.9 cm dan tinggi 48.3 cm. Letakkan desain utama Anda di bagian tengah dalam batas aman ukuran A3 biasa ($29.7 \times 42$ cm). Berikan warna latar belakang yang melebihi batas tersebut hingga memenuhi ukuran A3 Plus sebagai area potong.